5 Opini Masyarakat Kepada Perempuan yang Tak Segera Menikah

by

TERVIRAL.INFO – Bagi masyarakat luas, menikah menjadi suatu pembuktian bahwa seseorang tersebut telah dapat memenuhi keperluan dan melewati  rintangan di dalam hidupnya. Seolah seluruh  dinilai bersadarkan waktu.

Siapa yang menikah di umur 20an mula akan di anggap sukses menantang dirinya sendiri guna kehidupan yang baru. Namun pernikahan ialah impian. Termasuk untuk perempuan yang memilih guna tidak menikah di umur muda. Ada banyak dalil namun tidak seluruh orang paham bakal hal tersebut. Perempuan yang terbilang “terlambat” menikah ini bakal mendapatkan tidak sedikit kritikan. Tentu saja paling menjengkelkan. Tapi berikut yang akan menciptakan perempuan menjadi lebih siap.

 

Berikut ini sejumlah pandangan masyarakat tentang wanita  yang tak kunjung menikah.

  1. Terlalu pemilih dan tak sesuai

Laki-laki memang berhak memilih, tetapi  perempuan juga  berhak menolak. Begitulah minimal  kalimat yang membuat tidak sedikit  orang salah paham, di mana laki-laki berhak memilih calon pendampingnya. Namun andai  terlalu tidak sedikit  pilihan, ia pun bakal  bingung sendiri. Tak terkecuali perempuan.

 

Jika ia diberi opsi dan tidak terdapat yang cocok lalu ditolak, maka ia pun bakal bingung ketika pilihan beda datang atau bahkan tidak kunjung datang lagi. Menikah tidak lagi sekadar mengenai k emana-mana bersama, pamer sosial media dan tertawa berdua. Tapi mengenai kemantapan mendampingi dalam masing-masing keadaan. Baik suka maupun dukanya.

 

  1. Fokus jadi wanita karier, hingga lupa cari jodoh

Setelah lulus dari bangku kuliah, sebagian wanita memang tak hendak terburu-buru menikah. Mereka hendak bekerja atu bahkan melanjutkan studinya. Ya, ini memang pilihan. Bahkan sejumlah di antaranya yang tak kunjung menikah bukan sebab tak ingin. Tapi terlalu merasakan peran sebagai wanita karier yang sibuk. Seolah tidak terdapat lagi waktu guna hangout lagipula kencan. Ya, mereka hanya konsentrasi pada diri dan karier mereka. Baikkah ini? Silakan dinilai sendiri.

 

  1. Sok jual mahal, sebenarnya ini mengenai harga diri

 

 

Masyarakat atau lingkungan selama yang tidak tahu suasana sesungguhnya, bakal menjudge anda sebagai wanita yang sok jual mahal. Sok cantik, sok pintar, sok alim dan seluruh yang mereka kira, padahal tersebut tidak benar, terkadang menciptakan kita benar-benar terluka. Bahkan melukai harga diri.

Sebagai wanita , anda pun hendak mendapatkan laki-laki terbaik yang bakal menjadi pembimbingnya guna menjadi lebih baik. Apakah andai kita menampik yang tidak sesuai pun termasuk kesalahan?

  1. Gak punya destinasihidup yang jelas

Tak sekadar laki-laki yang dituntut mempunyai tujuan hidup yang jelas, sebab mereka bakal berperan sebagai kepala lokasi tinggal tangga. Tapi wanita pun demikian. Mereka yang tak kunjung menikah seolah telah dicap menjadi wanita yang tak punya destinasi bahkan pendirian.

 

Masih suka berkencan dan lainnya. Teman datang pergi silih berganti. Kita juga akan di anggap negatif oleh orang sekitar. Tapi apakah tersebut juga mesti anda dengar? Tenang, anda pun punya hak untuk menampik apa yang mereka katakan.

  1. Tak laku, bakal ada tidak sedikit koreksi

Tak laku. Ya urusan inilah yang tidak jarang menciptakan diri anda semakin minder. Tak percaya diri dan bakal semakin merasa tak berharga, melulu karena memang belum bertemu jodoh. Ya, menikah di umur yang bukan lagi muda memang tidak mudah.

 

Lingkungan bakal semakin tidak sedikit ikut campur, mengoreksi tidak sedikit hal dari diri kita. Mereka tak segan untuk menciptakan label untuk diri sendiri, yang bahkan anda pun tidak beranggapan demikian.

 

Minder ialah hal yang jelas menciptakan kita stres, bahkan tidak menutup bisa jadi untuk depresi.

 

Semoga jawaban ini dapat membuatmu lebih tabah dan tenang ya sebab LIFE STYLE di zaman saat ini sudah sangat sangat luar biasa . 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *